
ayah..
pemikir yang sakit
menaikkan martabat anak di jiwa
dikalangan masyarakat dihina
anak rasa apa hah?
"biasalah tu ayah"
ayah..
ungkapan dibibir menyakit hati
jarangnya memberi kasih simpati
dimanja tidak dimarah banyak
rindunya pendam sayangnya diam
ayah..
payahnya merungkai pertanyaan
si ibu bertahun lama hairan
dimana nilainya anak
suka saja bertekak-tekak
ayah..
ada sejarah masih berduri
dalam dilema berperang mimpi
"cukuplah ayah sudahlah!!"
belum tua untuk aku mengerti
ayah..
jika menurutimu aku mampu
akan berjuanglah anakmu kemedan tempur
zaman hipokrasi ini aku dah gugur
perlukah aku selangkah perintahmu?
ayah..
aku klon dari darah diwarisi
kegelisahan dan sendumu aku fahami
tapi aku terbatas di abad ini
aku perlu merangkak diatas api
sebelum pergi berlari-lari
ayah..
restumu semua jiwa pakai
takut jika melayang tinggi
dibawa angin tiada bumi
ayah, ayah, ayah
keranamu,aku merindu syurga
ayah..
aku anak kepada tiga pahlawan
menjanjikan doa bukan kejayaan
ketaatanku janganlah dibanding
lagi rela bertukar nyawa
dari cinta..