
rentak perjalannya sentap
berkuburan hati tiada ehsan
dek cinta tak melengkap
nasihat tiada kesan..
hadirnya aku disini
pemberi sinar mentari
harapan aku tak beri
terhiburlah dia menyanyi..
seketika ada bertanya
tentangnya dan adanya
niat tak bercanggah
nanti terpongah-pongah..
keterlaluan ini nampaknya
jelas jika siapapun rasa
terencana noda tak sedar
lalu mengingkar..
air mata manusia
manalah dapat dinilai
jangan asyik membuai
padahnya menjadi lena..
meski tak mahu terganggu
aku kini meragu
apa benar dia menunggu
atau terlalu malu..
tiada ungkapan handal
cuma banyaknya menyundal
dan aku menyesal
pada awal tak guna pakai..
cahaya dari namanya
selamanya malam dari dalam
tersedar aku kasihan
haruskah aku berkorban??






